Satu Kebaikan


  • Penulis: Budi Setia P.
  • Tebal e book: 8 Halaman
  • Ukuran halaman: A5 (14,8 cm x 21 cm)
  • Jenis e book: Cerpen

Mungkin ini adalah hari yang menyebalkan untuk ku, rasanya semua orang yang ada di sekelilingku ingin ku marahi habis-habisan, tapi apalah daya ku saat mereka tak mempunyai satu kesalahan pun kepadaku. Aku ingin marah dan ingin melampiaskannya, tapi aku tak bisa melakukan itu semua, ini seakan membuat ku gerah dengan semua isi bumi ini. Aku ingin menangis tapi aku tak bisa mengeluarkan air mata ini dan aku malu harus melakukan itu, aku hanyalah orang yang terjebak di dalam sarang iblis yang sangat menakutkan yang mengendalikan semua daya ku. Semua orang tak menganggap ku ada dan aku tak punya arti untuk mereka, aku bukanlah hal terpenting untuk mereka, aku hanyalah sampah yang terbuang dari keramaian yang penuh dengan kepalsuan. Hati ini sedih dan ingin menangis bersimpuh di tengah hujan deras yang di iringi halilintar menggelegar. aku mau menghilang dari muka bumi, inilah aku manusia bodoh yang telah putus asa dan di hinggapi hasutan setan

Hari ini aku pergi mencari ketenangan dan menghirup udara kebebasan. Aku berjalan sambil mengepal tangan dan ingin meledakkan amarahku, saat aku berjalan terlihat kerumunan orang yang hiruk pilu, melingkari sesuatu yang ada di tengahnya. Rasa ingin tahu pun menghampiriku, terpaksa aku dengan langkah beratku menghampiri kerumunan itu. Sebelumnya aku pun bertanya kepada laki-laki setengah abad. “Maaf pak, disana ada apa ya? ramai banget,” tanya aku yang berbinar-binar

Unduh Gan!

Pertama Setelah Sebelas


  • Penulis: Yudityo Qurmaunas
  • Tebal e book: 59 Halaman
  • Ukuran halaman: A4 (21cm x 29,7 cm)
  • Jenis e book: Kumpulan Puisi

Pertama Setelah Sebelas

Pernah ku inginkan
Sebuah kata yang selalu pasti
Dalam roda yang berputar kesekian kalinya
Aku menyadari

Pertama sebelum pertama
Sudah terlampau jauh
Pertama sesudah pertama
Waktu tak pernah terulang

Tiga puluh november dua ribu sepuluh
Aku dibangunkan
Dalam kelipatan angka
Pertama setelah sebelas

Awalnya aku tak sadar
Angan-angan yang tak pernah kulupakan
Tapi entahlah
Lima belas maret dua ribu sebelas
Aku benar- benar bangun menghadapi kenyataan

Pertama setelah sebelas
Bagiku tak masalah
Hanya ungkapan terpendam
Perdamaian angka tiga belas

Unduh Gan!

Bidadari Menara Ketujuh


  • Penulis: Yasmi Munawwar
  • Tebal e book: 97 Halaman
  • Ukuran halaman: A5 (14,8 cm x 21 cm)
  • Jenis e book: Novel

Bidadari Menara KetujuhSenja telah mengukir kejayaannya di ufuk barat. Di antara warna pelangi yang merekah seperempat lingkaran singgasananya terbangun. Renai hujan di pucuk-pucuk pinus menjadi rahmat bagi semut merah yang lama merindukan air dari langit. Wajah hutan pinus yang berdebu perlahan tersaput tetesan air dari pasukan awan sore itu. Namun, istana senja dengan mahligai mega-meganya tetap menawan tak terkalahkan.

“Tantri! Tantri,” dari dalam bilik bambu yang reot samar-samar terdengar seorang wanita kurus yang sudah setengah baya memanggil anak gadisnya.

“Ya, Bu,” jawabnya singkat. Lalu gadis kecil berumur enambelas tahun itu melangkah menuju bilik ibunya,”ada apa ibu memanggil saya?”

“Duduklah di sini, nduk.” Kata wanita setengah baya itu sambil memandang tepian ranjang bambu tempatnya terbaring lemah.

Unduh Gan!

Aku dan Puisi


  • Penulis: Ariesta Nabirah
  • Tebal e book: 68 Halaman
  • Ukuran halaman: A4 (21cm x 29,7 cm)
  • Jenis e book: Kumpulan Puisi

aku dan puisiPuisi?ya puisi…anda pernah mendengar tentang puisi kan?atau mungkin anda mungkin merupakan salah satu penggemar puisi ataupun penulis puisi seperti saya?siapapun anda…dan bagaimanapun anda, kita semua sama…yeah…sama-sama makhluk Tuhan ^_^hahahaha, garing ya!.
Ini merupakan kumpulan sebagian puisi-puisi saya yang saya tulis sejak saya masih SMA sampai sekarang, kira-kira sudah 5 tahunan >_<. Saya memang suka menulis, baik itu novel, lagu, ataupun puisi. Kebanyakan lirik lagu saya diadaptasi dari puisi-puisi saya, yeah…simbiosis mutualisme…
Saya senang sekali jika karya-karya saya, apapun itu, bisa berguna bagi banyak orang, rasanya itu menyenangkan sekali…karena itu…saya mengumpulkan puisi-puisi saya menjadi sebuah buku. Saya harap anda bisa mendapatkan hal-hal positif dari kumpulan puisi saya ini, ini memang hanya kumpulan puisi & cerita dibalik penulisannya, bagi saya…karya-karya saya adalah harta paling berharga dihidup ini, saya memang bukan orang yang berada, saya tidak memiliki banyak uang, tapi…saya bersyukur dan sangat senang karena saya memiliki karya-karya yang terlahir dari tangan saya sendiri, murni hasil karya sendiri…itu lebih berharga…yeah…walaupun orang lain menganggapnya “sampah”, tapi bagi saya karya-karya itu lebih dari emas dan benda berharga lainnya, hahaha….apalah yang saya ocehkan ini??? Lewatkan saja jika anda merasa saya terlalu banyak menulis yang tidak-tidak!

Unduh Gan!

Kepingan Luka


  • Penulis: Dewi Amalia Sari
  • Tebal e book: 14 Halaman
  • Ukuran halaman: A5 (14,8 cm x 21 cm)
  • Jenis e book: Kumpulan Puisi

kepingan lukaHidupku ini adalah kepingan luka
Yang bersandar pada dinding jiwa
Saat jiwa ini telah mulai rapuh
Kemana harus aku cari tempat bersandar
Saat ini aku hanya mampu
Mengungkapkan rasa pada tuhanku
Raga ini telah cukup lelah
Untuk merasakan sakitnya luka hati ini
Mampukah aku terus bertahan
Bila tak ada tempat untuk kusandarkan jiwa ini
Haruskah raga ini menjadi jasad yang membeku

Unduh Gan!