Pertama Setelah Sebelas


  • Penulis: Yudityo Qurmaunas
  • Tebal e book: 59 Halaman
  • Ukuran halaman: A4 (21cm x 29,7 cm)
  • Jenis e book: Kumpulan Puisi

Pertama Setelah Sebelas

Pernah ku inginkan
Sebuah kata yang selalu pasti
Dalam roda yang berputar kesekian kalinya
Aku menyadari

Pertama sebelum pertama
Sudah terlampau jauh
Pertama sesudah pertama
Waktu tak pernah terulang

Tiga puluh november dua ribu sepuluh
Aku dibangunkan
Dalam kelipatan angka
Pertama setelah sebelas

Awalnya aku tak sadar
Angan-angan yang tak pernah kulupakan
Tapi entahlah
Lima belas maret dua ribu sebelas
Aku benar- benar bangun menghadapi kenyataan

Pertama setelah sebelas
Bagiku tak masalah
Hanya ungkapan terpendam
Perdamaian angka tiga belas

Unduh Gan!

Iklan

Aku dan Puisi


  • Penulis: Ariesta Nabirah
  • Tebal e book: 68 Halaman
  • Ukuran halaman: A4 (21cm x 29,7 cm)
  • Jenis e book: Kumpulan Puisi

aku dan puisiPuisi?ya puisi…anda pernah mendengar tentang puisi kan?atau mungkin anda mungkin merupakan salah satu penggemar puisi ataupun penulis puisi seperti saya?siapapun anda…dan bagaimanapun anda, kita semua sama…yeah…sama-sama makhluk Tuhan ^_^hahahaha, garing ya!.
Ini merupakan kumpulan sebagian puisi-puisi saya yang saya tulis sejak saya masih SMA sampai sekarang, kira-kira sudah 5 tahunan >_<. Saya memang suka menulis, baik itu novel, lagu, ataupun puisi. Kebanyakan lirik lagu saya diadaptasi dari puisi-puisi saya, yeah…simbiosis mutualisme…
Saya senang sekali jika karya-karya saya, apapun itu, bisa berguna bagi banyak orang, rasanya itu menyenangkan sekali…karena itu…saya mengumpulkan puisi-puisi saya menjadi sebuah buku. Saya harap anda bisa mendapatkan hal-hal positif dari kumpulan puisi saya ini, ini memang hanya kumpulan puisi & cerita dibalik penulisannya, bagi saya…karya-karya saya adalah harta paling berharga dihidup ini, saya memang bukan orang yang berada, saya tidak memiliki banyak uang, tapi…saya bersyukur dan sangat senang karena saya memiliki karya-karya yang terlahir dari tangan saya sendiri, murni hasil karya sendiri…itu lebih berharga…yeah…walaupun orang lain menganggapnya “sampah”, tapi bagi saya karya-karya itu lebih dari emas dan benda berharga lainnya, hahaha….apalah yang saya ocehkan ini??? Lewatkan saja jika anda merasa saya terlalu banyak menulis yang tidak-tidak!

Unduh Gan!

Kepingan Luka


  • Penulis: Dewi Amalia Sari
  • Tebal e book: 14 Halaman
  • Ukuran halaman: A5 (14,8 cm x 21 cm)
  • Jenis e book: Kumpulan Puisi

kepingan lukaHidupku ini adalah kepingan luka
Yang bersandar pada dinding jiwa
Saat jiwa ini telah mulai rapuh
Kemana harus aku cari tempat bersandar
Saat ini aku hanya mampu
Mengungkapkan rasa pada tuhanku
Raga ini telah cukup lelah
Untuk merasakan sakitnya luka hati ini
Mampukah aku terus bertahan
Bila tak ada tempat untuk kusandarkan jiwa ini
Haruskah raga ini menjadi jasad yang membeku

Unduh Gan!

Katulangi


Katulangi

Begitulah namamu mencanduku
meresap di relung-relung sukma
Mengisi laju darah
Harum nafasmu mendemamiku
Membawa pada perjalanan bait syairku

Engkaulah pedang yang menyerang kemunafikan
Engkaulah mawar bersemi hiasi bumi
Bersamamu malaikat, iringi setiap langkah
Menghembuskan angin dingin
Bekukan detak jantungku

(Azwar Anas, 24 Juni 2010)

Di atas adalah salah satu puisi Azwar Anas yang ada dalam e book kumpulan puisi “Katulangi” ini. Puisi yang penuh semangat menggelorakan perjuangan. Nikmati puisi-puisi lainnya dari Azwar Anas dengan mendownload e book ini.

Unduh Gan!


Begitulah namamu mencanduku

meresap di relung-relung sukma

Mengisi laju darah

Harum nafasmu mendemamiku

Membawa pada perjalanan bait syairku

Engkaulah pedang yang menyerang kemunafikan

Engkaulah mawar bersemi hiasi bumi

Bersamamu malaikat, iringi setiap langkah

Menghembuskan angin dingin

Bekukan detak jantungku

(Azwar Anas, 24 Juni 2010)

By Penerbit Ndok Asin Posted in Kumpus

Kalam Yang Menghujam


  • Penulis: Syaifullah El-Manshuroh
  • Tebal e book: 52 Halaman
  • Ukuran halaman: Letter (20,4 cm x 26,4 cm)
  • Jenis e book: Kumpulan Puisi

kalam yang menghujam

Separuh nafasku telah berkelana …………..
Merasuki alam fana
Entah kemana arahnya?
Aku pun tak tahu jua telah pergi kemana

Separuh nafasku telah berkelana……………
Menyantroni beribu ribu mara bahaya
Menerjang bara demi nama
Seakan nyawa tak akan pernah ada

Separuh nafasku telah berkelana………….
Menyusuri alam semesta
Bergumpal menuju kesana
Ke sebuah cerita yang terukir indah dengan pena

Separuh nafasku telah berkelana………….
Mendahului sang pengembara
Menanti ajal baginya
Seraya menikmati malam yang merana

Dibalik nafasku………….!!!!!!!!
Ada remang remang cahaya
Dalam dekapan…………….
Ada setetes luka yang membara

Dalam naungan …………….
Ada serpihan embun yang mengganga
Dalam kegelapan …………….
Ada lantunan makna yang tercurah

Dalam renungan   …………………
Ada malam yang tinggal nama
Dalam laminan ……………….
Ada siang yang tinggal harapan
Dalam malam …………………..
Ada langit uang tinggal sendirian

Tanpa harapan ………………..
Ada bintang gemintang yang hangus terbakar
Karena keserakahan……………………
Ada bulan yang habis kau makan
Karena rakus kau makan  …………………..
Ada nama yang kau penggal
Namun tak jua kau menyesal
Ada makna yang kau hujamkan……………..
Namun kau tak pernah merasakan

Unduh Gan!

By Penerbit Ndok Asin Posted in Kumpus